Jumat, 28 Juli 2017

NHW#9 (Bunda Sebagai Agen Perubahan)

Setelah menemukan passion (ketertarikan minat) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar bunda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.

Rumus yang dipakai :
PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE 

Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistematik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yang menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.

Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat di awali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tetapi cukup tekad kuat dari dalam.

Mulailah dari yang sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yang kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yang dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yang memiliki permasalahan yang sama dengan kita.

Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yang ada di sekitar kita. Bagaimana caranya? isilah bagan di bawah ini



Selamat menjadi agen perubahan

Karena

Everyone is a Changemaker
(Setiap orang adalah agen perubahan)

Salam,
Siti Soidah☺❤

Rabu, 19 Juli 2017

NHW#8 (Misi Hidup dan Produktivitas)


Sumber Gambar : bibliotika.com

Materi minggu ini di kelas matrikulasi IIP batch #4 adalah misi spesifik hidup dan produktivitas yang merupakan materi pokok di kelas bunda produktif.

Sebelumnya kita sudah memahami bahwa "rejeki itu pasti, kemuliaan yang harus dicari" sehingga produktivitas hidup kita tidak akan selalu diukur dengan berapa rupiah yang akan kita terima, melainkan seberapa meningkat kemuliaan hidup kita dimata Allah dan seberapa manfaat hidup kita bagi alam semesta.
" Be porfessional, Rezeki will flow"

Ah setelah membaca kalimat di atas rasanya nampar saya banget, berasa diingatkan kembali tentang misi hidup kita itu harus dalam rangka beribadah kepada Allah. Dan apakah kita sudah bermanfaat bagi orang lain? karena sebaik baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (khoirunnas anfa'uhum linnas).

Tugas materi minggu ini yang dituangkan kedalam NHW#8 adalah

a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (Lihat NHW#7)

Saya suka sekali menulis. Semenjak sekolah dasar saya suka menulis cerita pendek dan sering saya kirim ke koran PR minggu untuk di muat. Alhamdulillah beberapa cerpen saya berhasil dimuat di koran minggu tersebut.

Selain itu, saya juga suka menulis cerita bersambung yang saya tulis di buku tulis. Namun sayang, semua tulisan saya tidak terdokumentasi sama sekali. Mungkin waktu kecil saya tidak mengerti kalau tulisan saya itu bakal menjadi sejarah,hihi

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan "BE DO HAVE' di bawah ini :
1. Kita ingin menjadi apa? (BE) -> Penulis
2. Kita ingin melakukan apa? (DO) -> Menulis tulisan yang bermanfaat dan inspiratif bagi semua orang.
3. Kita Ingin memiliki apa? (HAVE) -> Memiliki blog yang produktif dan mudah mudahan memiliki buku yang isinya bermanfaat bagi orang lain.

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah :
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

Memiliki sebuah blog produktif
Memiliki sebuah buku yang bermanfaat

2. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan (strategic plan)

Memiliki beberapa buku yang diterbitkan oleh penerbit buku

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun (new year resolution)
Memiliki blog yang produktif, yang isi tulisannya bisa bermanfaat bagi orang lain.


Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH

Semangat 45 ^^v

Jumat, 14 Juli 2017

NHW#7 (Tahapan Menuju Bunda Produktif)

Setelah kemarin mengerjakan tugas NHW#6 dan langsung praktek, sangat ajaib pekerjaan rumah menjadi cepat selesai,  waktu untuk menemani anak-anak bermain pun sangat banyak, dan aktivitas jualan online saya pun lancar jaya,hihi.

Ternyata dengan memberikan 'kandang waktu' untuk rutinitas kita memang sangat diperlukan, agar kita mempunyai target dalam setiap aktivitas dan juga menghindari mengerjakan hal-hal yang tidak perlu☺

Dan sekarang sudah memasuki materi ke-7, temanya adalah Rejeki itu pasti, kemuliaan harus dicari. Dalam materi kali ini, kita sudah sampai pada tahap bunda produktif.
Dalam tahapan menuju bunda produktif, saya harus mengkonfirmasi potensi apa yang sudah temukan selama ini (setelah mengerjakan NNHW #1- NHW #6) dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping. 

Untuk mengetahui tipe kekuatan diri ( strenght typology) tersebut, saya mulai mengerjakan ST30 (Strenght typology) di www.temubakat.com.
Dalam test ini muncul beberapa pernyataan, dan kita harus memilih 5-7 pernyataan yang mencirikan identitas atau kepribadian kita yang gue banget ^^v.

Setelah menyelesaikan testnya, maka muncul hasil test kita secara langsung, hasil lengkap versi pdfnya pun bisa di download.



SITI SOIDAH, anda adalah orang yang selalu ingin memajukan orang lain dan senang melihat kemajuan orang lain, analitis, teliti dan suka mengumpulkan informasi analitis dan senang berkomunikasi, berfikiran strategic, senang mengkomunikasikan sesuatu, banyak idea dan senang menonjolkan kelebihan, keras menghadapi orang akan tetapi tidak menyukai konflik, senang memotivasi dengan berbagai cara ada yang melalui sifat periangnya ada yang melalui sifat empatinya ada juga karena selalu ingin memajukan orang lain, pekerja keras, fokus, perfeksionis dalam hasil, teliti.


Setelah membaca hasil strenght typology di atas, saya merasa hasilnya sesuai dengan yang saya rasakan selama ini☺. Saya memang pribadi yang suka berfikis analitis, senang berkomunikasi, pekerja keras dan prefeksionis dalam hasil. 
Yang terakhir ini betul banget, hihi. Karena saya tidak suka bekerja asal-asalan, segala sesuatu harus benar, dan sesuai pada tempatnya, pokoknya mesti perfect hehe. Tapi sepertinya level prefeksionisnya masih di bawah suami saya yang prefeksionis banget,hihi. 

Kelemahan saya memang ada di administrator, ambassador,  restorer, treasury, dan visionary. Karena saya tidak suka mengotak ngatik barang biar betul kembali,biasanya saya betulkan barang yang rusak langsung pada ahlinya, hehe.  

Sesuai penutup yang saya baca pada dokumen test bakat saya, kita harus FOKUS PADA KEKUATAN DAN SIASATI KETERBATASAN. Fokus pada kekuatan berarti bahwa ke depan, luangkan waktu untuk belajar dan berlatih hanya pada aktivitas yang merupakan potensi kekuatan. Siasati keterbatasan berarti bahwa usahakan untuk mencari cara lain dalam mengatasi keterbatasan yang ada, bisa dengan cara menghindarinya, mendelegasikannya, bersinergi dengan orang lain ataupun menggunakan peralatan atau sistem.

Tugas terakhir dari NHW#7 ini adalah membuat kuadran aktivitas, yaitu
Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA
Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi anda TIDAK BISA
Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
Kuadran 4 : Aktivitas yang anda TIDAk SUKA dan anda TIDAK BISA



Last word, Semangat and think positive ^^v



Senin, 10 Juli 2017

NHW #6 (Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal)

Liburan telah usai, saatnya masuk kelas kembali di kuliah matrikulasi IIP batch#4 ☺

Minggu ini tema kuliahnya adalah belajar menjadi manager keluarga handal. Peran ibu sejatinya adalah "manajer keluarga" dan bersikap layaknya seorang manajer
  • Hargai diri anda sebagai manager keluarga, pakailah pakaian yang layak (rapi dan chic) saat menjalankan aktivitas anda sebagai manager keluarga.
  • Rencanakan segala aktivitas yang akan anda kerjakan baik di rumah maupun di ranah publik, patuhi.
  • Buatlah skala prioritas,
  • Bangun komitmen dan konsistensi anda dalam menjalankannya.
Lalu bagaimana menangani kompleksitas tantangan yang dihadapi?
Ada beberapa hal yang perlu dipraktekan, yaitu

a. Put First Things First
Letakkan sesuatu yang utama menjadi yang pertama. Kalau buat kita yang utama dan pertma tentulah anak dan suami. Buatlah perencanaan sesuai skala prioritas anda hari ini-aktifkan fitur gadger anda sebagai organizer dan reminder kegiatan kita.

b. One Bite At a Time
Lakukan setahap demi setahap, lakukan sekarang-pantang menunda dan menumpuk pekerjaan

c. Delegating
Delegasikan tugas, yang bisa didelegasikan, entah itu ke anak-anak yang lebih besar atau ke asisten rumah tangga kita.
"Ingat anda adalah manager, bukan menyerahkan begitu saja tugas anda ke orang lain, tapi anda buat panduannya, anda latih, dan biarkan orang lain patuh pada aturan anda"

Setelah membaca materi kuliah, saya merasa mendapat pencerahahan dalam melakukan rutinitas sehari hari yang saya lakukan. Selama ini rutinitas yang saya lakukan kadang membuat saya jenuh, karena saya berfikir tiap hari kerjaannya itu itu aja dan berasa gak selesai selesai.

Oke, now let's make a nice homework and make a change of daily activity to change my life become a better mom as a family manager ^^

❤ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting
  1. Ibadah Rutin (Shalat dan Tilawah),
  2. Membereskan Rumah,
  3. Menemani anak-anak beraktivitas.
❤ Tuliskan 3 aktivitas yang paling tidak penting
  1. Membuka medsos berlama-lama,
  2. Menunda nunda pekerjaan sehingga bertumpuk,
  3. Melamun.
❤ Jadwal Rutinitas Harian 
Bismillah semoga istiqomah ☺
Image result for happy mom cartoon
sumber foto : http://www.istockphoto.com


Senin, 19 Juni 2017

NHW#5 Belajar Bagaimana Caranya Belajar (Learning How to Learn)

http://www.imgrum.org

Bismillahirrahmanirrahiim...
Dalam minggu ini, materinya adalah belajar bagaimana caranya belajar (Learning How To Learn), dan kita harus membuat design pembelajaran kita sendiri ☺

Apa itu design pembelajaran?
Design pembelajaran merupakan proses keseluruhan tentang kebutuhan dan tujuan belajar serta sistem penyampaiannya. Termasuk di dalamnya adalah pengembangan bahan dan kegiatan pembelajaran, uji coba, dan penilaian bahan serta pelaksanaan kegiatan pembelajarannya. 
Ada beberapa metoda dalam design pembelajaran, seperti model ADDIE, model ASSURE, Model Dick and Carey, Model PSSI, Model AT dan T, Model Degeng, model Pengembagan Instruksional (MPI), Model Gerlach dan Ely, Model Kemp, Model ISD dan lain sebagainya.


Setelah mengenal beberapa metoda design pembelajaran, saya memilih metoda ADDIE, karena lebih sederhana dan mudah dalam melaksanakannya.

Model design pembelajaran ADDIE adalah model design pembelajaran yang menggunakan 5 tahap/langkah sederhana dalam pengaplikasiannya, 5 langkah tersebut adalah
  1. Analysis : Menganalisis kebutuhan untuk menentukan masalah dan solusi yang tepat dan menentukan kompetensi anak didik.
  2. Design : Menentukan kompetensi khusus, metode, bahan ajar, dan pembelajaran.
  3. Development : Memproduksi program dan bahan ajar yang akan digunakan dalam program pembelajaran.
  4. Implementation : Melaksanakan program pembelajaran dengan menerapkan desain atau spesifikasi program pembelajaran
  5. Evaluation : Melakukan evaluasi program pembelajaran dan evaluasi hasil belajar.

Design pembelajaran ala saya terutama dalam belajar ilmu managemen waktu dan ilmu parenting

1. Analysis
untuk memulai design pembelajaran, saya akan memaparkan SWOT yang saya miliki
https://id.wikipedia.org
Strenght : Saya adalah orang yang senang belajar, mudah beradaptasi di lingkungan baru, lebih cepat belajar dengan melihat dan praktek.

Weakness : Saya memiliki kelemahan dalam memanagement waktu saya, semua hal dalam otak saya setiap harinya terasa penting, sehingga semua harus dilakukan dengan cepat dan rapih, namun terkadang saya jadi bingung sendiri dan akhirnya ada beberapa hal yang selesai dengan kurang sempurna.

Opportuniy : Dengan kesungguhan belajar yang saya miliki saya mampu belajar dengan cepat dan baik, keramahan saya membuat saya memiliki peluang memiliki teman banyak,  saya mengikuti komunitas parenting dimana saya berpeluang menimba ilmu yang banyak

Threats : Saya terkadang masih suka menunda, dan belum bisa disiplin dengan waktu saya.



2. Design

Metoda yang saya gunakan dalam mempelajari ilmu managemen waktu adalah
  • Menentukan skala prioritas,
  • Mengurangi aktivitas yang tidak penting,
  • Menyusun target yang akan dicapai dan melakukan evaluasi setiap bulan.

Metoda yang saya gunakan dalam mempelajari ilmu parenting adalah
  • Mengikuti komunitas parenting,
  • Mempraktekan ilmu parenting yang saya dapatkan,
  • Membuat program belajar untuk anak-anak di rumah,

3.Development

Program dan bahan ajar yang akan digunakan adalah
  • Setiap pagi menyusun kegiatan yang akan dilakukan dalam hari itu, kemudian membuat skala prioritas dengan angka (management waktu).
  • Membuat program belajar untuk anak-anak di rumah agar kedekatan antara ibu dengan anak bisa tumbuh dengan baik dan potensi anak-anak semakin berkembang, seperti

Faiza (Usia 6 tahun 8 bulan)
  1. Mengembangkan potensinya dalam menggambar dan mewarnai dengan cara mencarikan referensi gambar-gambar, memfasilitasi dengan buku gambar dan contoh gambar.
  2. Mengembangkan potensinya dalam membuat karya kreatif dengan cara membelikan buku karya seni dari kain flanel, mengajarinya dan menemaninya dalam membuat karya.
Fadhlan (Usia 1 tahun 9 bulan)

disadur dari buku Rumah Main Anak 1
  • Belajar ilmu parenting dari buku,salah satunya dari buku Islamic Parenting pendidikan anak metoda Nabi,
  • Belajar ilmu parenting dari ahlinya.
4. Implementation

Program akan dijalankan mulai hari ini tanggal 19 Juni 2017.


5. Evaluation

Program akan dievaluasi setiap bulan dengan menuliskan prestasi  yang sudah dicapai dan apa saja kekurangan yang dihadapi.


Minggu, 11 Juni 2017

Nice Homework #4 (Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah)



Alhamdulillah, sekarang sudah memasuki minggu ke-4 kelas matrikulasi institut ibu profesional ☺ , dan sekarang sudah mau memasuki minggu ke-5 dan saya belum setor NHW ✌.

Akhirnya saya bertekad bangun jam setengah 3 pagi untuk mengerjakan NHW, agar bisa konsentrasi mengerjakan tugasnya ☺.

Bismillah, mari kita mulai........

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Saya tetap memilih ilmu manajemen waktu sebagai ilmu yang ingin ditekuni di Universitas kehidupan ini, dan saya ingin menambahkan ilmu manajemen diri, sehingga manajemen waktu dapat berjalan dengan baik.
Karena menurut suami saya, jika diri sendiri belum termanage dengan baik, bagaimana kita bisa memanajeman waktu kita dengan baik.

Selain itu saya juga ingin mendalami ilmu parenting, karena setelah melakukan checklist harian, saya menyadari bahwa sebagai orang tua kita perlu ilmu parenting untuk mendidik anak-anak , sehingga anak-anak bisa menjadi anak-anak sholeh/sholehah.


b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Alhamdulillah sebagian checklist harian saya sudah mulai berjalan konsisten, namun ada sebagian yang belum konsisten dilakukan. 


b.Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Setelah merenungi NHW#3, Allah menciptakan saya di muka bumi ini adalah untuk menjadi ibu dan istri yang baik bagi anak-anak saya. Dengan ilmu manajemen waktu, saya bisa memaksimalkan waktu saya membersamai anak-anak tumbuh berkembang sesuai dengan fitrahnya, dan memaksimalkan waktu saya menjadi pribadi dan istri yang baik 
Maka bidang yang ingin saya kuasai adalah pendidikan ibu dan anak dengan waktu yang termanage dengan baik.


c. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.


1. Bunda Sayang : Ilmu parenting
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang 


d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : 
Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang dan pendidikan berbasis Fitrah pada anak

KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : 
Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan ( Istiqomah dan konsisten dalam menjalankan checklist harian sebagai individu, istri dan ibu)

KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : 
Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif ( Belajar marketing)

KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : 
Menguasai Ilmu seputar Bunda Shaleha


e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Alhamdulillah, waktu-waktunya sudah saya masukkan.


f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Bismilahirahmanirrahiim, yes i can do it ☺

Sabtu, 03 Juni 2017

Nice Home Work #3 ( Membangun Peradaban dari Dalam Rumah)






Dua minggu sudah saya mengikuti kelas matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch #4, dan Alhamdulillah saya sudah banyak merasakan perubahan dalam diri saya dan keluarga, walaupun saya belum sepenuhnya konsisten dalam menjalankan cheklist ibu profesional yang saya buat. Apalagi kalau saya sudah konsisten ya, mungkin semakin besar perubahan yang akan dirasakan, semangat ☺

Oke, memasuki minggu ketiga ini artinya ada Nice Home Work yang harus dibuat dan diterapkan di rumah❤. Minggu ini nice home worknya adalah tentang "Membangun Peradaban dari Dalam Rumah".
Dari judulnya aja sudah tampak berat , hehe. Tapi ternyata konten dari membangun peradaban dari dalam rumah sungguh sangat luar biasa, selain isinya penuh cinta, kita juga bisa menggali potensi apa yang Allah berikan kepada kita, suami dan anak-anak kita.

"karena menikah itu tidak hanya melahirkan keturunan atau menyempurnakan agama kita saja tetapi lebih dari itu,  kita dipertemukan suami kita, dipertemukan oleh anak-anak kita, salah satunya adalah untuk memahami apa sebenarnya peran spesifik keluarga kita di muka bumi ini " - Ibu Septi Peni Wulandari

Alhamdulillah saya sudah menikah dan dikarunia satu orang putri dan satu orang putra sebagai satu tim yang hebat.

✿Tugas pertama yang dilakukan dalam membangun peradaban dari dalam rumah adalah saya diminta untuk jatuh cinta kembali kepada suami # pipi berubah merah, dan membuat surat cinta untuk suami # pipi merah lagi. Surat cinta nya bukan surat cinta gombal anak abege yaa hihi, tapi surat cinta yang menjadikan saya memiliki " alasan kuat" bahwa suami layak menjadi ayah bagi anak-anak.

Setelah membaca tugas nomor satu ini,  saya langsung ambil kertas dan pulpen, lalu kertasnya saya beri judul a Love Letter for My Lovely Husband ❤  setelah itu saya bingung mau nulis apa lagi,hahaha. 
Sedang asyik konsen merangkai kata, tiba-tiba faiza datang dan bertanya "Ibu lagi nulis apa?", langsung saya tutup kertasnya #takut dibaca☺ lalu bilang " Ibu lagi menulis surat untuk ayah", dan putri saya pun ikut-ikutan menulis surat untuk ayahnya ❤ 
Karena ga konsen , akhirnya menulis surat pun dipending menunggu anak-anak tidur. Begitu mereka terlelap, langsung saya tulis surat cinta untuk suami.
Dan surat cinta itu pun berhasil selesai tepat waktu sebelum suami pulang. dan dilihat banyak kertas yang mesti dibuang karena sebelumnya banyak revisi, hehe.

Menjelang maghrib, saya pun menyiapkan makanan untuk berbuka puasa. Rencananya, setelah berbuka puasa dan shalat maghrib saya akan memberikan surat cinta untuk suami. Tak lama saya menerima whatsapp dari suami , " ayah lembur ya" "paling cepat pulang habis maghrib, sambil nunggu auditnya selesai " 
Selesai membaca pesan dari suami, saya jadi gemes sendiri, karena sudah tidak sabar ingin melihat respon suami mendapat surat cinta dari istrinya, hihi

Akhirnya, suami pun pulang. Saya pun menunggu suami istirahat terlebih dahulu dan shalat tarawih. Sabaar..
Begitu waktu santai, saya serahkan surat cinta saya kepada suami. Dan saya tinggalkan suami saya untuk membacanya, sebenarnya malu sih #tutup mata.
Saya pun ke dapur untuk mencuci piring, dan tiba-tiba dari belakang ada yang memeluk erat, sambil bilang " terima kasih istriku " #pipi merona "ini bagian dari tugas IIP ya?" suami bertanya " iyaa ayah ", "alhamdulillah senang mendapat surat cinta dari istriku".
a love letter for my lovely husband

surat cinta faiza untuk ayah dan ibu >3

Dan anak-anak dari ruang tamu menghampiri kami di dapur , melihat ayahnya memeluk ibunya, mereka pun berlari lalu memeluk kami berdua, Alhamdulillah.

Related image

✿Tugas kedua dalam membangun peradaban daridalam rumah adalah, menuliskan potensi dari anak-anak.

❤ Potensi Faiza Akmalunnisa (6 tahun 8 bulan)
Setelah melakukan finger print test, Faiza termasuk anak visual-kinestetik dengan gaya belajar affective learning. Potensi yang dimiliki faiza adalah
  1. Belajar lebih cepat dengan melihat gambar atau apa yang dilihat langsung,
  2. Senang menggambar dan menuliskan apa yang dia rasakan dan apa yang dia lihat
  3. Tertarik dan senang membuat karya, seperti menjahit kain flanel, membuat rumah-rumahan dari dus bekas,membuat kreasi dari kertas lipat, dll.
  4. Memiliki daya ingat yang kuat,
  5. Memiliki indra perasa dan penciuman yang kuat,
  6. Tidak bisa diam (artinya harus ada yang dilakukan, minimal menggambar)

❤ Potensi Muhammad Fadhlan Kamil (1 tahun 9 bulan)
  1. Senang bergerak aktif dan senang berlari,
  2. Senang bermain bola, melempar dan memasukkan bola ke dalam keranjang,
  3. Cepat belajar meniru kata, dan perilaku,
  4. Senang menyusun balok,
  5. Sudah mengerti perintah, misal membuang sampah pada tempatnya,
  6. Berinisiatif dalam membuang sampah sendiri, menyimpan mainan pada tempatnya (walau kadang-kadang masih menyimpan mainan dimana saja ☺).
✿Tugas ketiga dalam membangun peradaban dari dalam rumah adalah, melihat potensi diri sendiri, kemudian tengok kembali anak dan suami. Silahkan baca kehendak Allah, mengapa saya dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal dan potensi yang dimiliki.
❤ Potensi saya
  1. Belajar lebih cepat dengan melihat dan praktek,
  2. Mudah bersosialisasi dan cepat beradaptasi,
  3. Memiliki potensi untuk berwirausaha,
  4. Senang memasak.
Mengapa saya dihadirkan di tengah-tengah keluarga ini dengan bekal dan potensi yang dimiliki adalah agar saya bersama suami dan anak-anak dapat bersama-sama membangun keluarga yang aktif dalam berkarya , sehingga karyanya dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang banyak, Aamiin.

✿ Tugas keempat dalam membangun peradaban dari dalam rumah adalah, melihat lingkungan dimana saya tinggal, tantangan apa saja yang ada? adakah saya menangkap maksud Allah, mengapa keluarga saya dihadirkan disini?
Tantangan yang saya hadapi di tempat saya tinggal adalah, masyarakat disini masih banyak yang mendidik anaknya dengan memarahi anaknya saat salah, membentak dan lain lain.
Jika menangkap maksud Allah mengapa saya ditempatkan disini, maka saya ingin mengajak mereka untuk mempelajari ilmu parenting, sehingga mereka bisa mendidik anak-anak mereka sesuai fitrahnya dan penuh kasih sayang.

Related image
sumber gambar : www.pinterest.com
sitsoichem. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow us

www.facebook.com/sitisoidah